Daftar Isi Artikel

Senin 22 September, penutur asli Jepang akhirnya hadir di SMA Negeri 2 Tegal  (Smada) dan disambut antusias oleh para guru serta siswa di lapangan Selatan SMAN 2 Tegal. Pukul 07.00 WIB seluruh siswa dan guru berbaris rapi untuk menyambut kedatangan penutur Jepang Iwamoto Kotaro yang didampingi oleh Slamet Riyadi sebagai guru Bahasa Jepang di SMAN 2 Tegal. Sosok bernama Iwamoto Kotaro ini datang sebagai bagian dari program Nihongo Partners.

Nihongo Partners, atau yang biasa dikenal dengan NP adalah program yang mengirimkan warga negara Jepang ke sekolah-sekolah untuk mendukung pembelajaran bahasa Jepang. Program ini telah berjalan selama lebih dari 10 tahun dan telah menjangkau berbagai lembaga pendidikan di negara-negara Asia, termasuk Indonesia.

“Terima kasih atas sambutannya. Saya sangat senang di SMA Negeri 2 Tegal,” tutur Kotaro Sensei.

Guru Bahasa Jepang Smada, Slamet Riyadi, menuturkan bahwa kehadiran penutur asli Jepang di Smada merupakan wujud komitmen dalam menjalankan program unggulan pembelajaran Bahasa Jepang di SMA Negeri 2 Tegal.

“Kehadiran Iwamoto Kotaro merupakan salah satu bentuk komitmen sekolah dalam menghadirkan program unggulan Bahasa Jepang yang berkualitas bagi para siswa. Selain itu, ini juga menjadi pengalaman berharga bagi mereka untuk dapat berinteraksi langsung dengan penutur asli Jepang,” ujar Slamet Riyadi.

Lebih lanjut, guru yang pernah mendapatkan pelatihan mengajar langsung di Jepang ini menjelaskan bahwa Smada mendapatkan dukungan dari Japan Foundation melalui program Nihongo Partners untuk mendatangkan penutur asli Jepang yang memiliki keahlian mumpuni. Dalam keterangan di laman resminya, The Japan Foundation sebagai penyelenggara program ini menjelaskan bahwa fokus utama pengiriman penutur asli Jepang ke Indonesia adalah ke SMA